Bupati Gianyar Lantik Sekda Termuda se-Indonesia, Pesan Kuat untuk Wujudkan Birokrasi Inovatif
Inews Gianyar- Suasana penuh khidmat dan semangat terasa di Taman Maheswara, Kantor Bupati Gianyar, Senin (1/9/2025), saat Bupati Gianyar I Made Mahayastra secara resmi melantik I Gusti Bagus Adi Widya Utama sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gianyar. Pelantikan ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena posisinya yang strategis, tetapi juga karena sosok yang dilantik tercatat sebagai Sekda termuda se-Indonesia, baru berusia 36 tahun.
Acara pelantikan dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bali, BPK RI Perwakilan Bali, Kantor Regional X BKN Denpasar, pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar, serta sejumlah undangan lainnya. Momen ini juga menjadi peralihan kepemimpinan dari Sekda sebelumnya, I Dewa Gede Alit Mudiarta, yang telah menuntaskan pengabdiannya pada periode 2023–2025.

Baca Juga : polres Gianyar: Ojol Pejuang Ekonomi, Layak Dapat Perhatian Lebih
Rekor Nasional: Dari Sekda Tertua ke Sekda Termuda
Dalam sambutannya, Bupati Mahayastra menyebut pelantikan ini sebagai hari bersejarah bagi Gianyar. Sebab, dirinya kini tercatat dua kali melantik Sekda dengan rekor nasional.
“Dulu saya melantik Bapak I Dewa Gede Alit Mudiarta sebagai Sekda paling tua se-Indonesia, seorang birokrat senior yang penuh pengalaman dan mengayomi. Hari ini, saya melantik Sekda termuda se-Indonesia. Meski masih muda, saya yakin pengalaman panjangnya di birokrasi akan mampu menjawab tantangan zaman,” tegas Mahayastra.
Peran Strategis dan Amanah Besar
Mahayastra menekankan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar jabatan prestisius, melainkan amanah besar yang menuntut integritas, dedikasi, dan keberanian dalam mengambil langkah perubahan. Ia mengingatkan bahwa posisi ini adalah tulang punggung birokrasi daerah.
“Sekda harus mampu memimpin, mengayomi, dan mendorong seluruh ASN agar solid, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Jadilah pemimpin yang inovatif, tidak takut berinovasi, dan selalu menjaga transparansi serta akuntabilitas,” pesan Mahayastra.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa proses seleksi Sekda Gianyar dilakukan dengan transparan dan ketat oleh panitia seleksi. Hal itu bertujuan memastikan figur terpilih benar-benar memiliki kapasitas, rekam jejak, serta integritas yang mumpuni.
Apresiasi untuk Sekda Sebelumnya
Tidak lupa, Bupati Gianyar memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada I Dewa Gede Alit Mudiarta, Sekda periode 2023–2025, atas dedikasi dan pengabdiannya.
“Terima kasih atas kerja keras dan ketulusan yang telah diberikan untuk Gianyar. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” ujar Mahayastra disambut tepuk tangan hadirin.
Sekda Muda, Semangat Baru untuk Gianyar
Sementara itu, usai dilantik, I Gusti Bagus Adi Widya Utama menyampaikan rasa syukur atas amanah besar yang dipercayakan kepadanya. Ia berkomitmen untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya demi kemajuan Gianyar.
“Ini adalah tanggung jawab besar. Saya akan berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar birokrasi semakin solid, profesional, transparan, dan benar-benar melayani masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, ia mengungkapkan tugas pertama yang langsung diberikan oleh Bupati Gianyar, yakni menyusun rancangan PBB 0% untuk tanah pertanian dan rumah tinggal pada tahun 2026. Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu langkah pro-rakyat yang diharapkan memberi dampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Harapan Baru bagi Gianyar
Dengan hadirnya Sekda muda, Pemkab Gianyar diharapkan mampu menghadirkan wajah baru birokrasi: lebih dinamis, cepat beradaptasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Perpaduan pengalaman senior dan semangat generasi muda diyakini akan semakin memperkuat Gianyar sebagai kabupaten yang terus berkembang dengan inovasi dan tetap menjaga kearifan lokal.
“Gianyar harus jadi teladan bagi daerah lain. Kita ingin birokrasi yang tidak hanya disiplin, tapi juga kreatif dan berani menghadirkan solusi nyata bagi rakyat,” tutup Mahayastra.
















